loading...
Mau Punya Penghasilan 250ribu/Minggu Klik DISINI

9 CEWEK YANG MENJUAL KEPERAWANANNYA





Jika banyak cewek berusaha mempertahankan keperwanannya sebelum menikah demi kehormatan dan harga diri, maka keputusan berbalik diambil oleh para cewek ini yang memilih untuk melelang keperawanan mereka.
Para cewek ini terdiri dari gadis berusia 16 tahun hingga model, siapa sajakah mereka?  berikut 9 cewek yang menjual keperawanannya.
1. Graciela Yataco
Seorang model dari Peru ini pada 2005 lalu melelang keperawannya, kala itu di usianya yang masih menginjak angka 18 tahun ia sudah menawarkan keperawannya seharga US$1,5 juta atau setara dengan Rp14,4 miliar waktu itu.
Hal ini dilakukannya karena butuh uang untuk biaya pengobatan ibunya, dan menghidupi adiknya. Namun, Yataco akhirnya mengundurkan diri dari lelang tersebut.

2. Natalie Dylan
Sekitar September 2008, cewek berusia 22 tahun ini melelang keperawanannya seharga US$3,8 juta atau sekitar Rp41,8 miliar kala itu.
Dan adalah Dennis Hof, seorang pemilik peternakan kelinci dari Nevada yang memenangkan lelangnya. Namun kabar ini simpang siur, ada yang berujar jika Dennis hanya membayar seharga US$250 ribu atau setara dengan Rp2,4 miliar saja.

3. Ungirl
Dengan nama samaran ‘Ungirl’, seorang gadis berusia 19 tahun dari Selandia Baru melelang keperawanannya seharga US$32 ribu atau setara dengan Rp307,3 juta. Namun sayang ia hanya hanya menerima nominal sembilan digit untuk hal berharga miliknya itu.

4. Alina Percea
Alina Percea, gadis 18 tahun asal Rumania ini melelang keperawanannya untuk membayar sekolah dengan mematok harga 50 ribu Euro atau setara dengan Rp700 juta pada masa itu. Namun setelah beberapa hari, penawaran tertinggi hanya jatuh di angka 5 ribu Euro atau sekitar Rp70 jutaan.

5. Rosie Reid
Gadis lesbian dari Inggris, Rosie Reid, memutuskan untuk melelang keperawanannya dan mematok harga US$13 ribu atau setara dengan Rp124,8 juta. Ia melakukannya untuk biaya masuk Bristol University.
Seorang insinyur berstatus duda dengan dua anak berusia 44 tahun berhasil memenangkan keperawanan gadis berusia 18 tahun itu.

6. Raffaella Fico
Model yang pernah tampil di acara reality show Italian Big Brother ini melelang keperawannya dan menerima tawaran tertinggi seharga 855 ribu pound atau setara dengan Rp15 miliar.
Namun ternyata Raffaella tidak benar-benar ingin menjual keperawanannya, Ia menolak kesempatan itu, dan kemudian mengundang tudingan banyak pihak bahwa ini hanyalah publisitas murahan saja.

7. The Gumtree Girl
Seorang gadis berusia 16 tahun tanpa identitas yang berasal dari Irlandia ini, melelang keperawanannya hinga akhirnya mendapatkan penawaran tertinggi seharga US$10 ribu atau sekitar Rp96 juta.
Gadis yang adalah seorang siswi sekolah Katolik ini berencana menggunakan uang tersebut untuk membiayai sekolah seni. Namun kala identitasnya terbongkar, gadis itu mengaku hanya bercanda dengan iklan lelangnya.

8. Catarina Migliorini
Keputusan pemudi berusia 20 tahun ini memang cukup berani. Oktober lalu, gadis Brazil, Catarina Migliorini dengan penuh keberanian melelang keperawanannya pada seluruh cowok di dunia. Adalah Natsu, cowok asal Jepang yang berhasil memenangkan lelang tersebut. Ia bersedia membayar US$780 ribu atau sekitar Rp7,4 miliar untuk bisa melakukan malam pertama dengan Catarina.
Bukan hanya untuk dirinya sendiri, gadis ini berjanji akan memberikan 90% dari hasil penjualan keperawanannya untuk yayasan yang membangun rumah untuk orang-orang tak mampu di negara asalnya. Untuk menghindari hukum yang melarang adanya prostitusi, Natsu dan Catarina terbang dari Australia ke Amerika dan menyelesaikan transaksi mereka pada tanggal 12-16 November 2012 lalu.

9. Lare
Gadis 18 tahun dari Russia bernama Lera membuat heboh dunia maya terutama di Russia karena menawarkan keperawanannya lewat blognya dengan harga penawaran US$ 5000.
Lera berpose hot dan menuliskan penawarannya di dadanya. Belum jelas motivasinya untuk menawarkan keperawanannya di internet.


0 Response to "9 CEWEK YANG MENJUAL KEPERAWANANNYA"

Post a Comment

Tulis Tanggapan Anda Tentang Postingan Diatas