loading...
Mau Punya Penghasilan 250ribu/Minggu Klik DISINI

Sekilas Tentang Teori Evolusi

Teori Evolusi - Bumi mengalami evolusi, makhluk hidup mengalami evolusi yang menandakan telah terjadi perubahan dalam jangka waktu tertentu dan dapat terjadi sangat lama. Banyak para ahli yang meneliti dan mengemukakan pendapat mengenai evolusi yang ada di bumi termasuk pada suatu organisme ataupun species yang ada di bumi. Konsep evolusi telah ada sejak jaman Yunani kuno karena tulisan yang berasal dari jaman tersebut. Filsuf pada masa itu berspekulasi jika mahkluk hidup berkaitan antara satu dengan yang lainnya.
Seorang filsuf terkenal dari Yunani yang bernama Aristoteles, mengemukakan tangga hidup tentang organisme sederhana yang akan berubah secara bertahap ke bentuk yang lebih rumit dari bentuk awalnya. Akan tetapi pendapat tersebut ditentang oleh beberapa teolog yang menunjuk ke dalam catatan Alkitab mengenai penciptaan yang telah diatur dalam Kitab Kejadian dan salah satu uskup yang bernama James Ussher, menghitung jika penciptaan terjadi pada 26 Oktober 4004 SM pada pukul 9 pagi.

Penentang argumen kreasionis, yang dikemukakan oleh uskup James Ussher, adalah ahli geologi yang mengatakan jika bumi lebih tua dari 4004 tahun. Beberapa ahli tersebut diantaranya yaitu:

  • Di tahun 1785, James Hutton mengemukakan jika bumi dibentuk oleh beberapa perkembangan kuno dari peristiwa alam misalnya erosi, gangguan dan pengangkatan.
  • Di awal tahun 1800-an, George Cuvier mengemukakan jika bumi memiliki usia 6.000 tahun berdasarkan pada perhitungan yang dilakukan.
  • 1830, Charles Lyell memberikan bukti yang menunjukkan bumi telah terbentuk beberapa juta tahun sebelumnya.

Ketika para ahli dan filsuf ramai membicarakan umur dari bumi, seorang Zoologi asal Perancis yang bernama Jean Babtise Lamarck de mengemukakan teori evolusi. Teori tersebut berdasarkan pada perkembangan dari sifat baru species ketika menanggapi perubahan lingkungan. Contohnya adalah leher jerapah yang semakin memanjang untuk meraih makanan yang lebih tinggi. Konsep tersebut diterima oleh beberapa ahli hingga Charles Darwin mengemukakan pendapatnya.

Charles Robert Darwin atau Charles Darwin (1809-1882) merupakan seorang naturalis asal Inggris yang mengemukakan pendapatnya tentang teori evolusi modern dan penggunaan seleksi alam sebagai mekanisme evolusi dengan prinsip garis keturunan yang sama atau common descent. 

Untuk membuktikan dan memiliki dasar atas teorinya, anak seorang dokter di Inggris tersebut berkeliling dunia dengan menggunakan kapal bernama H.M.S Beagel. Dari pelayaran tersebut, Darwin tiba di Kepulauan Galapagos dan mengamati burung pipit serta kura-kura di kepulauan tersebut dan berfikir tentang cara species binatang yang berbeda dapat hidup dan berkembang di kepulauan yang ada di 200 km barat Ekuador.

Setelah kembali di tahun 1838, Darwin berfikir mengenai teori evolusi dan terpengaruh oleh Prinsip Kependudukan dari Essay Thomas Malthus yang mengatakan tentang perjuangan populasi manusia untuk survive dan teori tersebut digunakan pada binatang dan tumbuhan dan mulai berkembang. 1858, Afred Russel Wallace (naturalis Inggris) juga mengembangkan konsep yang hampir mirip dengan Darwin. 1859, Darwin mengeluarkan buku yang dikenal dengan The Origin of Species.

The Origin of Species memberikan bukti tentang teori modifikasi keturunan sebagai teori evolusi. Darwin mengemukakan bahwa variasi secara acak dapat berlangsung dalam kehidupan mahkluk hidup dan terdapat beberapa faktor eksternal dapat membantu untuk bertahan hidup. Metode pemilihan individu tersebut untuk bertahan dan menghasilkan keturunan sehingga terus berkembang dikenal dengan seleksi alam. 

2 poin penting dalam seleksi alam yaitu pertama variasi genetik yang dapat terjadi disebut dengan variasi acak, kedua, variasi genetik kecil yang dapat menyebabkan sedikit efek yang berhubungan dengan populasi tertentu.


0 Response to "Sekilas Tentang Teori Evolusi"

Post a Comment

Tulis Tanggapan Anda Tentang Postingan Diatas