loading...
Mau Punya Penghasilan 250ribu/Minggu Klik DISINI

Heritz Junctional Epidermolysis Bullosa (EB), Penyakit Pengelupasan Kulit

Heritz Junctional Epidermolysis Bullosa (EB), Penyakit Pengelupasan Kulit - Kulit merupakan bagian terluar dari tubuh seseorang yang berfungsi melindungi diri dari suhu panas serta dingin. Kulit juga disebut sebagai sensor utama seseorang untuk merasakan suatu keadaan dari lingkungan sekitar. 

Aktivitas sehari- hari terkadang membuat kita harus bersentuhan dengan orang lain baik sengaja maupun tidak sengaja seperti berdiri atau duduk bersebelahan, berjabat tangan, dan kegiatan lainnya. Pada umumnya bersentuhan antara kulit tersebut tidak akan berdampak apa- apa namun berbeda dengan seseorang yang mengalamai penyakit Heritz Junctional Epidermolysis Bullosa (EB).



Mungkin penyakit EB tersebut sangat jarang didengar dan diketahui mengenai informasinya karena memang penyakit tersebut adalah penyakit yang sangat langka. Satu dari sekian juta orang mungkin dapat mengalaminya dan awalnya bertanya- tanya ada apakah dengan penyakit gerangan?

Penyakit Heritz Junctional Epidermolysis Bullosa (EB) adalah penyakit kelainan kulit yang membuat penderitanya mengalami pengelupasan kulit seperti melepuh apabila bersentuhan dengan benda lain. Memang penyakit tersebut terdengar sangat aneh namun, memang benar adanya. 

Penyakit ini membuat si penderita kesulitan untuk beraktivitas terutama berinteraksi dengan orang lain. 

Terkelupasnya kulit seperti melepuh membuat si penderita mengalami sakit yang tak tertahankan yaitu seperti rasa perih akibat terkena luka bakar dan kulit tersebut dapat benar- benar terkelupas hingga yang terlihat bagian dalam kulitnya saja. Selain itu ketika kulit terkelupas tersebut sering terjadi peradangan yang menyebabkan kemerahan pada tubuhnya.

Selain kulit yang mengelupas, terkadang bagian tubuh tertentu akan mulai menempel dan sulit untuk dilepaskan seperti jari- jari yang membuat penderitanya kesulitan untuk melakukan aktivitas layaknya orang yang normal. 

selain pada bagian tubuh, penglupasan kulit tersebut dapat terjadi hingga ke area wajah danmulut karena bibir memiliki lapisan kulit yang sangat tipis. Saat kulit bibir mengelupas, seseorang tersebut akan merasakan perih dan sakit saat makan atau minum sehingga harus menggunakan selang saat minum dan hanya mampu makan makanan yang lembek. 

Ketika seseorang mengalamai penyakit EB, sistem imun atau kekebalan tubuhnya juga mulai terganggu sehingga rentan terkena penyakit yang lainnya. Penyakit EB memang belum diketahui pasti penyebabnya namun saat ini baru dipastikan akibat kelainan gen.

Biasanya penyakit EB dapat terdeteksi saat seseorang masih berada di kandungan atau saat masih bayi dengan cirri- cirri kulit tubuh yang memerah.

Untuk pengobatannya sendiri para ahli medis belum menemukan obatnya hanya saja dapat membantu meringankan rasa sakit saat kulit terkelupas tersebut dengan pemberian salep dan kulit tersebut dibungkus dengan menggunakan perban agar luka tidak terifeksi dan tetap steril.


0 Response to "Heritz Junctional Epidermolysis Bullosa (EB), Penyakit Pengelupasan Kulit"

Post a Comment

Tulis Tanggapan Anda Tentang Postingan Diatas